Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Affirmasi KTM/Yatim/PTK dan Siswa Berprestasi 2018/2019

Diposting pada tanggal : 2016-05-26 - oleh admin

Penerimaan Peserta Didik Baru SMP

Jalur Afirmasi KTM/Yatim/PTK

a. Persyaratan peserta didik

1) Keluarga Tidak Mampu secara ekonomi/yatim piatu/yatim :

Ø Tempat tinggal calon peserta didik tidak terlalu jauh dari sekolah;

Ø Memperlihatkan Kartu Keluarga Asli dan menyerahkan salinan;

Ø Menyerahkan Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir;

Ø Menyerahkan Surat Keterangan Kematian Orang Tua dari desa/kelurahan bagi anak yatim, bagi siswa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) / Program Keluarga Harapan (PKH) asli dan menyerahkan salinan yang dilegalisasi Kepala Desa/Lurah, dan siswa miskin menyerahkan SKTM asli;

Ø Menyerahkan Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak Pejabat yang menerbitkan surat keterangan atau Menyerahkan Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak Orangtua/wali (Format disediakan fihak sekolah).

2) Anak kandung dan/atau anak angkat pendidik/tenaga kependidikan pada satuan pendidikan yang bersangkutan melampirkan :

Ø Kartu keluarga asli dan salinan;

Ø Akta kelahiran asli dan salinan;

Ø Surat keterangan adopsi asli untuk anak angkat;

Ø Sudah bertugas sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun berturut-turut bagi pendidik/tenaga kependidikan nonpns;

b. Mekanisme seleksi

1) Menyerahkan dokumen persyaratan;

2) Memverifikasi dokumen persyaratan;

3) Melaksanakan kunjungan rumah oleh panitia sekolah bagi peserta jalur afirmasi keluarga tidak mampu/yatim;

4) Sekolah menetapkan calon peserta didik yang diterima.

c. Kuota (jumlah calon siswa yang akan diterima)

 

Kuota untuk jalur afirmasi, paling banyak 20 % (dua puluh prosen) dari jumlah daya tampung yang direncanakan sekolah. Bila tidak terpenuhi, kuota kelebihan dialihkan ke Jalur Zona Murni  

Jalur Apresiasi Siswa Berprestasi

a. Persyaratan

1) Memiliki sertifikat atau piagam penghargaan yang diperoleh dari kejuaraan/kegiatan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas / Kementerian / Badan / Lembaga / Institusi Pemerintah yang dilaksanakan secara berjenjang.

2) Memiliki sertifikat atau piagam penghargaan yang diperoleh dari kegiatan resmi yang dikeluarkan oleh Dinas / Kementerian / Badan / Lembaga / Institusi Pemerintah seperti Gerakan Pramuka, Gerakan Literasi Sekolah, dan sejenisnya.

3) Sertifikat / piagam penghargaan yang diperoleh antara tahun pelajaran 2015/2016, tahun pelajaran 2016/2017, dan tahun pelajaran 2017/2018.

4) Sertifikat / piagam penghargaan yang diperoleh secara perorangan:

Ø Tingkat Internasional untuk juara 1 sampai juara harapan 3;

Ø Tingkat Nasional untuk juara 1 sampai juara harapan 2;

Ø Tingkat Propinsi untuk juara 1 sampai juara harapan 1;

Ø Tingkat Kabupaten/Kota untuk juara 1 sampai juara 3;

Ø Tingkat Kecamatan untuk juara 1

 

5) Sertifikat/piagam penghargaan yang diperoleh secara beregu :

1. Tingkat Internasional untuk Juara 1 sampai Harapan 1;

2. Tingkat Nasional untuk juara 1 sampai juara 3

3. Tingkat Propinsi untuk juara 1 sampai juara 2;

4. Tingkat Kabupaten/Kota untuk juara 1.

b. Mekanisme Seleksi

1) Menyerahkan Piagam/Sertifikat asli;

2) Proses seleksi dilakukan dengan memberi skor terhadap piagam / sertifikat yang dimiliki calon peserta didik;

3) Pemeringkatan berdasarkan perolehan skor tertinggi ke terendah;

4) Sekolah melaksanakan tes potensi sesuai dengan sertifikat/piagam yang dimiliki calon peserta didik;

5) Sekolah menetapkan calon peserta didik yang diterima.

c. Kuota (Jumlah calon siswa yang akan diterima)

 

Kuota untuk jalur Apresiasi Siswa Prestasi / bakat istimewa, paling banyak 10 % (sepuluh prosen) dari jumlah daya tampung yang direncanakan sekolah.